Monday, May 7, 2007

MANDIIN CACA

Terinspirasi dari tulisan mama shinfa, mama caca jadi tertarik berbincang tentang memandikan anak. Memandikan anak emang penting, terlebih jika anak masih berusia di bawah tiga tahun atau batita. Meski tidak harus sehari dua kali dilakukan sendiri oleh sang ibu. Ini dirasakan sendiri oleh mama caca. Ketika memandikan caca, saat itu terasa sekali kedekatan antara ibu dan anak. Saat mandi pula mama caca bisa mengenalkan banyak hal pada caca.

Ketika caca lahir, tidak ada orang lain yang mendampingi mama caca selain abahnya. Maklum, caca lahir di negara aborigin. Jauh dari sanak saudara. Tiga jam setelah caca lahir. Seorang nurse memperlihatkan baby girl yang saat itu belum diberi nama, kepada mama caca. Setelah disusui dan dirty untuk pertama kalinya, nurse bertanya, dimana abah si baby. Waktu itu abah caca emang gak lagi di ruangan. Selanjutnya Nurse itu berpesan; kalo nanti abahya dah datang, bilang kalo dicari. Mo diajari mandiin si baby katanya.

Dan begitulah, pelajaran memandikan bayi dimulai. Menurut si nurse, dalam kandungan, bayi dikelilingi oleh air ketuban, untuk melindunginya dari benturan-benturan di dalam rahim. Karenanya, ketika bayi baru lahir, menyentuh air akan membuatnya bahagia. Sebagaimana kondisinya selama di dalam rahim. Ketika mandi baby mesti dibuat rileks, seperti berenang dalam bak mandi. Demikianlah, caca kecil selalu tenang tiap kali tubuhnya menyentuh air dalam bak mandinya.

Ketika telah bertambah umur, caca kecil kian tumbuh dan banyak akal. Waktu mandi seringkali menjadi saat yang menjengkelkan bagi caca dan mamanya. Mulai dari gak mau mandi sengan alasan masih keasyikan main sampai cari perhatian minta ini itu. Tapi saat itulah mama caca merasakan komunikasi yang benar-benar dekat.

Manfaat berikutnya yang dirasakan mama caca adalah mengetahui aktivitas caca selama seharian. Artinya, kemana atau main apa saja dia sepanjang hari ini, bisa terlihat dari kotoran yang menempel di baju atau badan caca. Kalau ada luka atau lecet-lecet akibat jatuh atau hal lain pun mama caca bisa tahu ketika menggosokkan sabun di badan caca. Bila ada bagian yang sakit ketika digosok sabun, berarti ada luka di sana. Semakin ekstrem ekspresi sakit caca berarti semakin parah pula luka yang dideritanya. So, kapan lagi mandiin dia kalo bukan sekarang..

2 comments:

Barlah said...

Ih...jadi ingat Caca mandi di Beddoe 73. Lucu, imut. Dari baby dah kelihatan sukanya main air. Soalnya ketika dimasukkan air, langsung diam dari nangis. Apa sekarang masih suka main air ya, Ma? O,iya bak mandimu Ca, sudah berpindah-pindah tangan lho. Gantian yang pake. Yang pertama pake adalah si Bo, anaknya Indah deplu. Trus sekarang dipake putrinya Bu Nur (student baru, Ca). Wah...ternyata kecil-kecil kamu sudah berarti bagi orang banyak ya :)

caca manis said...

Barlah said...

Ih...jadi ingat Caca mandi di Beddoe 73. Lucu, imut. Dari baby dah kelihatan sukanya main air. Soalnya ketika dimasukkan air, langsung diam dari nangis. Apa sekarang masih suka main air ya, Ma? O,iya bak mandimu Ca, sudah berpindah-pindah tangan lho. Gantian yang pake. Yang pertama pake adalah si Bo, anaknya Indah deplu. Trus sekarang dipake putrinya Bu Nur (student baru, Ca). Wah...ternyata kecil-kecil kamu sudah berarti bagi orang banyak ya :)