Monday, November 5, 2012

ARTI BLOG BUNDA BAGI CACA-KIKA



Terhitung sejak tahun 2007, saya mulai mengenal blog. Mbak Isma Kazee-lah yang pertama membuatkan blog www.ceritacaca.blogspot.com ini. Sejak itu, saya jadi ketagihan untuk selalu berbagi cerita. Melalui blog pula, komunikasi bersama teman lama semasa di tambak beras dan jogja dulu kembali intens terbina. Seperti dengan mbak Isma Kazee, Nihayah Wafiroh dan Yuyun Sunesti. Waktu itu facebook memang belum banyak digunakan. Melalui blog ini pula, saya mengenal teman-teman baru, baik ibu-ibu diberbagai kota di nusantara maupun ibu-ibu Indonesia yang kebetulan berdomisili di Malaysia, Singapura, Australia, Jepang dsb. Pertemanan ini memperkaya pengetahuan, terutama terkait pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Keasyikan nge-blogger ini memang awalnya hanya iseng sekaligus memenuhi keinginan saya untuk tidak berhenti menulis. Dengan nge-blog, hal-hal kecil dapat diolah menjadi kisah unik yang khas. Tak terlalu panjang, namun dapat menjadi catatan perjalanan yang –mungkin- akan berguna. Menulis memang bukan hal baru bagi saya. Dan blog adalah salah satu ruang untuk menyalurkan keinginan menuliskan momen demi momen dalam kehidupan saya.

Pada saat Facebook mulai booming, seperti teman-teman blogger yang lain, saya juga sempat vakum nge-blog. FB memang lebih simple. Hal ini mungkin yang mendorong teman-teman lain lebih suka update status di FB dan tidak lagi meng-update tulisan-tulisan di blog. hal itu juga saya rasakan. Hingga suatu waktu, iseng-iseng saya membuka blog ceritacaca ini. Ketika sedang asyik membolak-balik laman lama, ternyata caca penasaran dan ikut membacanya. Sungguh saya tak menyangka reaksi caca ketika itu. Caca terlihat girang dan merasa surprise dengan cerita-cerita yang saya tulis mengenai dirinya. Dari mulai caca kecil yang badmood, caca yang suka naik andong, caca yang ketiduran ketika hendak tampil pada sebuah acara, atau cerita lucu tentang caca yang memberikan gantungan kunci boneka pada ulang tahun mbah kakungnya. Demikian juga dengan Kika, dia terlihat gembira ketika melihat foto, nama dan kisah tentang masa kecilnya tercatat rapi dalam blog bunda caca kika.

Reaksi caca dan kika inilah yang mendorong saya untuk kembali menulis cerita mereka di blog ini. Saya berfikir bahwa cerita kecil ini akan menjadi catatan berharga tentang perjalanan hidup mereka. Dan jika kelak, anak-anak itu dewasa mereka tahu betapa berharganya mereka bagi kedua orang tuanya. Karena setiap orang tua memiliki caranya sendiri untuk mengungkapkan cintanya. Dan tulisan-tulisan ini adalah salah satu bukti cinta bunda kepada mereka.

Semoga Alloh senantiasa memenuhi kami sekeluarga dengan Rohman-Rohim-NYA. Amin.

1 comment:

Silvia Mega Fania said...

yaa,,, ane udah bisa bayangin..
jika dewasa nanti, anak" pasti akan senang membaca tulisan tentang mereka..
24